Society 5.0 & Industry 4.0
Society 5.0 & Industry 4.0

Sering kali kita mendengar tentang revolusi industri 4.0 dan baru baru ini ada istilah Society 5.0. Jika anda belum pernah mendengar istilah-istilah tersebut, yuk langsung saja kita bahas apa itu Revolusi industri 4.0 dan Society 5.0.

Industri 4.0 merupakan teknologi otomasi dalam pabrik untuk memperingan dan efisiensi pekerjaan. teknologi ini menggabungkan antara teknologi cyber dan teknologi otomatisasi. Dalam penerapan hal ini tidak melibatkan tenaga kerja manusia, karena semua yang dikerjakan menggunakan mesin yang bergerak secara otomatis. Dengan demikian tingkat efektifitas dan efisiensi waktu bisa meningkat. Dimana waktu merupakan hal vital dalam dunia industri. namun sesungguhnya, tidak hanya industri, seluruh lapisan masyarakat juga bisa mendapatkan manfaat umum dari sistem ini. Ada beberapa hal yang menjadi pilar utama industri 4.0 dalam mengembangkan sebuah industri, yaitu:

1. Big Data

Big data merupakan istilah yang dipakai untuk menggambarkan volume informasi yang besar, baik data terstruktur maupun data tidak terstruktur. Data-data tersebut akan diolah, dianalisa, disusun, dan disimpan pada sebuah database atau could computing. Sudah banyak pebisnis yang memanfaatkan Big data untuk membantu dalam menentukan arah dalam bisnis mereka. Berikut merupakan penyedia layanan Big Data yang ada di Indonesia:

  1. Sonar Platform;
  2. Paques Platform;
  3. Warung Data;
  4. Dattabot.

2. Internet of Things (IoT)

Internet of Things (IoT) adalah sistem yang memanfaatkan teknologi komputasi dan mesin digital dalam satu kesatuan, dalam menjalankan fungsinya IoT terkadang memerlukan interaksi dengan manusia ataupun bisa melakukan secara otomatis tanpa interaksi dari manusia. Sistem IoT mengintegrasikan empat komponen, yaitu: perangkat sensor, konektivitas, pemrosesan data, dan antarmuka pengguna. Contoh aplikasi IoT di Indonesia: Gowes (IoT untuk bike sharing), eFishery (IoT pemberi pakan ikan otomatis), Qlue (IoT untuk smart city), dan Hara (IoT untuk pangan dan pertanian).

3. Artifical Intelegence

Artificial Intelegence (AI) adalah teknologi yang menjadikan komputer memiliki kecerdasan mirip seperti manusia dan bisa diatur sesuai keinginan manusia. AI bekerja dengan mempelajari, menganalisa dan mengambil keputusan. Semakin banyak data yang diterima dan dianalisis, semakin baik pula AI dalam membuat prediksi. Beberapa contoh aplikasi menggunakan AI, yaitu: chatbot, Face recognition, Learning Mechine dan masih banyak lagi.

4. Argumented Reality

Argumented Reality (AR) adalah teknologi yang mengkombinasikan benda maya baik dua atau tiga dimensi ke dalam sebuah lingkup nyata tiga dimensi kemudian memproyeksikannya dalam waktu nyata.

5. Addictive Manufacturing

Additive manufacturing (AM) adalah terobosan baru di industri manufaktur dengan memanfaatkan mesin pencetak 3D atau sering dikenal dengan istilah 3D printing. Tidak hanya sebagai printer 3D, namun juga direct digital manufacturing dan rapid prototyping. Gambar desain digital yang telah dibuat diwujudkan menjadi benda nyata dengan ukuran dan bentuk yang sama dengan desain sebenarnya atau dengan skala tertentu. Teknologi additive manufacturing mampu memproduksi lebih banyak desain dan memproduksi barang yang tidak bisa dibuat dengan teknologi manufaktur tradisional. Ukuran dan bentuk yang dihasilkanpun sama, sesuai gambar desain yang dibuat.

6. Cloud Computing

Cloud Computing (komputasi awan) adalah teknologi yang menggunakan internet sebagai pusat pengelolaan data dan aplikasi. komputasi awan memungkinkan user untuk memperoleh hak akses untuk login atau menjalankan program melalui komputer tanpa arus menginstal seperti dahulu. Beberapa hosting situs web populer berbentuk virtual, Ada tiga jenis model layanan dari komputasi awan, yaitu:  Cloud Software as a Service (SaaS), Cloud Platform as a Service (PaaS), Infrastructure as a Service (IaaS).

Lihat Juga : Update Berita Terbaru Tentang Inovasi Teknologi

Setelah membahas tentang Industri 4.0, lalu Apa sih Society 5.0 itu?? yuk kita bahas

Beberapa tahun lalu perdana mentri Jepang menggagas suatu perkembangan masyarakat. Penekanan gagasan ini dititik beratkan pada penggunaan kemajuan teknologi dalam berbagai bidang. Hal tersebut oleh pemerintah jepang disebut sebagai Society 5.0. pengertian dari Society 5.0 merupakan konsep masyarakat yang berpusat pada manusia dan teknologi. Konsep ini lahir karena adanya revolusi industri 4.0 yang kita bahas sebelumnya yang dinilai berpotensi menghilangkan peran manusia.

Melalui Society 5.0 ini Artificial Intelligence akan merubah big data yang dikumpulkan melalui internet menjadi suatu kearifan baru, yang akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan manusia untuk membuka peluang baru. Tujuan dari Society 5.0 adalah untuk mencapai masyarakat yang berwawasan dan memecahkan masalah yang ada. Selain itu masyarakat dapat saling menghormati dan dapat memimpin kehidupan yang aktif dan menyenangkan.

Society 5.0 mengambil sejumlah besar informasi untuk dianalisis oleh kecerdasan buatan dan hasil analisis tersebut akan dijadikan pengambil keputusan atau data baru yang dapat dimanfaatkan manusia. Sistem dari society 5.0 terhubung dengan jaringan dunia maya dan hasil optimal yang diperoleh oleh AI melebihi kemampuan manusia diberi feedback ke ruang fisik. Proses ini membawa nilai baru bagi industri dan masyarakat dengan cara yang sebelumnya tidak mungkin.

Jadi kesimpulannya adalah Society 5.0 berfokus pada pengaplikasian teknologi serta perpaduan inovasi melalui berbagai unsur dalam Industry 4.0 meliputi keceradasan buatan (Artificial Intellegence), The Internet of Things (IoT), dan big data. Konsep Society 5.0 yang berpusat pada manusia dan berbasis teknologi akan menciptakan pembaharuan era untuk mempermudah pekerjaan dan menyelesaikan masalah manusia. (HM)

Baca juga aneka Mesin Pengolahan Makanan lainnya dari JualMesin.co.id
https://jualmesin.co.id/product-category/mesin-pengolahan-makanan/

Industri 4.0 & Society 5.0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *