Sterilisasi

Kondisi saat ini perlu memperhatikan dan mengurus dalam segi apapun. Apalagi dengan kejadian saat ini yaitu pandemi virus covid-19, agar terhindar dari kuman dan bakteri. Dengan cara perlu melewati proses yang disebut sterilisasi. Sterilisasi sendiri merupakan proses yang harus dilalui sebelum melakukan penelitian yang berhubungan dengan mikroorganisme.

Mengenal Sterilisasi

Kemudian dengan melakukan sterilisasi, seluruh mikroba patogen dapat mati, sehingga tidak bisa berkembang biak. Seperti diketahui sterilisasi adalah hal yang penting karena bisa mengawetkan dalam upaya menghilangkan jamur atau ragi sehingga dapat melindungi makanan yang akan diawetkan kedalam wadah. Sterilisasi bisa dilakukan dengan berbagai cara, ada 2 cara yakni metode pemanasan dan pendinginan.

  1. Metode pemanasan

    Dengan metode pemanasan, makanan dapat membunuh semua mikroba, akan tetapi tergantung suhunya. Pada dasarnya sel mikroba akan mati pada suhu 100 derajat celcius. Kemudian dalam memanaskan makanan sendiri tidak akan membuang racun atau membunuh semua mikroba yang telah mereka hasilkan. Selanjutnya ada beberapa cara dalam metode pemanasan yaitu pasteurisasi, sterilisasi, serta pengalengan.

    1. Pasteurisasi

      Dalam pasteurisasi ini, cairan yang dipateurisasi membutuhkan waktu 15 detik dengan suhu 72 derajat celcius, dan akan didinginkan dengan cepat. Salah satu makanan yang sering dipasteurisasi adalah jus buah, anggur, dan susu segar.

    2. Sterilisasi

      Kemudian sterilisasi ini bertujuan untuk membunuh mikroba dan spora. Makanan yang sering dilakukan sterilisasi ini harus dimasukan kedalam wadah seperti botol, atau toples, hingga wadah tersebut ditutup dengan rapat. Tujuannya sendiri agar udara atau mikroba tidak dapat masuk kedalamnya. Sterilasi juga dapat dilakukan menggunakan autoklaf. Autoklaf sendiri merupakan alat sterilisasi agar dapat terjadi aliran uap yang cukup baik.

    3. Pengalengan

      Dan yang terakhir pengalengan ini biasanya ada berupa makanan seperti daging, ikan, buah, serta sayuran akan mengalami proses pengalengan tujuannya sendiri agar pada produk tersebut bisa bertahan dan disimpan bertahun-tahun.

  2. Metode pendinginan

    Selanjutnya untuk metode pendinginan ini bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu memasukannya kedalam lemari es atau melakukan pembekuan.

    1. Memasukan kedalam lemari es

      Pertumbuhan bakteri dan jamur akan sangat cepat, akan tetapi jika menjaga makanan dengan menyimpan makanan di dalam suhu dibawah 5 derajat celcius. Namun sebenarnya mikroba sendiri tidak dapat dibunuh apalagi juga didinginkan akan tetapi hanya menghentikan prosesnya. Meskipun begitu makanan yang didingankan setidaknya memiliki masa simpan dan waktunya hanya terbatas dan harus segera dikonsumsi.

Nah itulah perlunya kita selalu memastikan makanan atau alat-alat agar harus disterlisasikan dan juga harus disimpan dalam tempat yang bisa menjaga kesterilisasinya.


Terima kasih telah mengunjungi website kami

Phone/WA: +62813-5874-6663 atau klik disini
Website: https://jualmesin.co.id/
Follow Us on Instagram: https://www.instagram.com/inagiofficial/
https://www.instagram.com/jualmesin.inagi/

Pabrik Mesin INAGI (PT Inovasi Anak Negeri)·
Jalan Lesanpuro Gang 12 Nomor 30, Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, 65138

MENCEGAH VIRUS MASUK, ITULAH MENGAPA STERILISASI PENTING

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *