Jualmesin.co.id Logo
Artikel/

Efektivitas Retort dalam Membunuh Spora Bakteri pada Rendang dan Lauk Basah MBG

JUALMESIN - Bayangkan kamu sudah memasak rendang dengan resep turun-temurun yang sempurna. Daging empuk, bumbu meresap, dan aroma menggoda. Lalu, kamu kemas dengan rapi untuk didistribusika…

INAGI·6 menit baca
Efektivitas Retort dalam Membunuh Spora Bakteri pada Rendang dan Lauk Basah MBG

JUALMESIN - Bayangkan kamu sudah memasak rendang dengan resep turun-temurun yang sempurna. Daging empuk, bumbu meresap, dan aroma menggoda. Lalu, kamu kemas dengan rapi untuk didistribusikan ke sekolah-sekolah melalui program MBG. Tapi, beberapa hari kemudian, kabar buruk datang: makanan yang kamu banggakan ternyata bikin keracunan. Di mana letak kesalahannya?

Jawabannya mungkin terletak pada sesuatu yang tidak terlihat oleh mata telanjang: spora bakteri. Mikroorganisme kecil ini adalah mimpi buruk bagi setiap produsen makanan, terutama untuk produk lauk basah seperti rendang, opor, atau semur yang menjadi menu andalan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Metode memasak biasa saja ternyata tidak cukup untuk membunuh "bom waktu" ini.

Baca juga: RASA BUAH KALENGAN YANG DICIPTAKAN LEBIH MANIS

Spora: Bakteri yang "Tidur" dan Tak Mati Direbus

Kita semua tahu bahwa memasak makanan hingga matang bisa membunuh bakteri. Tapi, ada satu pengecualian: bakteri pembentuk spora . Bakteri jenis Bacillus cereus dan Clostridium botulinum memiliki kemampuan luar biasa untuk membentuk endospora. Ini semacam "baju zirah" atau mode tidur yang sangat tahan terhadap kondisi ekstrem, termasuk panas dari perebusan biasa .

Spora bakteri bisa bertahan pada suhu pasteurisasi dan bahkan perebusan . Ibarat benih yang bisa "bangun" kembali ketika kondisi lingkungan mendukung. Bayangkan, kalau spora ini sudah ada di dalam rendang atau lauk basah MBG-mu, lalu makanan dibiarkan di suhu ruang selama beberapa jam, spora akan berkecambah menjadi sel bakteri aktif yang kemudian berkembang biak dan menghasilkan racun penyebab keracunan .

Ini yang membuat lauk basah seperti rendang, semur, atau opor—dengan kadar air dan protein tinggi—menjadi "surga" bagi bakteri patogen .

Baca juga: Miliki Mesin retort sterilizer

Mengapa Perebusan Biasa "Gagal" Membunuh Spora?

Proses perebusan biasa hanya mencapai suhu sekitar 100°C pada tekanan atmosfer. Suhu ini memang cukup membunuh bakteri E. coli atau Salmonella, tetapi tidak cukup untuk menginaktivasi spora .

Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa untuk memusnahkan spora Bacillus subtilis (kerabat dekat dari B. cereus) secara efektif, dibutuhkan suhu yang jauh lebih tinggi . Dalam sebuah studi, inaktivasi spora B. subtilis pada suhu 95°C membutuhkan waktu yang sangat lama (D95°C = 4,67 menit untuk satu siklus log reduction). Bahkan pada 110°C, untuk membunuh spora secara signifikan tetap membutuhkan waktu tertentu .

Khusus untuk Clostridium botulinum, bakteri yang menghasilkan racun mematikan penyebab botulisme, standar sterilisasi komersial yang diakui secara global adalah inaktivasi termal 12-log—artinya mengurangi populasi spora sebanyak 12 siklus log (atau 99,9999999999%)—yang hanya bisa dicapai melalui perlakuan panas di atas 121°C .

Baca juga: Makanan Bayi Instan Aman: Menjaga Nutrisi dengan Mesin Retort

Inilah mengapa Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam Peraturan Kepala BPOM No. 25/2020 mewajibkan bahwa sterilisasi komersial untuk pangan berasam rendah yang dikemas hermetis harus memberikan kecukupan proses setara dengan nilai F0 sekurang-kurangnya 3,0 menit, yang dihitung terhadap spora Clostridium botulinum pada suhu 121°C .

Proses Sterilisasi Komersial: Solusi Membunuh Spora

Kalau perebusan biasa tidak cukup, apa solusinya? Di sinilah teknologi sterilisasi komersial berperan. Metode ini menggunakan kombinasi suhu tinggi (121°C) dan tekanan tinggi untuk memastikan spora bakteri patogen benar-benar mati .

Proses sterilisasi komersial didefinisikan sebagai proses inaktivasi spora dengan panas yang cukup untuk menjadikan pangan bebas dari mikroba yang mampu tumbuh pada suhu ruang selama distribusi dan penyimpanan . Dengan kata lain, makanan yang sudah melalui proses ini akan aman disimpan pada suhu ruang tanpa perlu lemari pendingin untuk waktu yang sangat lama .

Lauk basah MBG, termasuk rendang, abon, sambal, ayam, dan ikan, bisa melalui proses ini. Produk dimasukkan ke dalam kemasan khusus (retort pouch), kemudian dipanaskan pada suhu 121°C dengan tekanan 6-12 psi untuk memusnahkan spora bakteri patogen Clostridium Botulinum, E. Coli, dan bakteri pembusuk lain . Hasilnya? Produk yang semula hanya tahan beberapa hari kini bisa bertahan hingga dua tahun di suhu kamar .

Efektivitas Mesin Sterilisasi dalam Membunuh Spora pada Lauk Basah

Bagaimana efektivitas proses ini secara ilmiah? Sebuah penelitian membandingkan inaktivasi spora Bacillus subtilis dalam sup model menggunakan berbagai metode sterilisasi. Hasilnya menunjukkan bahwa sterilisasi dengan mesin berteknologi tinggi mampu menghasilkan pengurangan 7-log (99,99999%) spora hanya dalam waktu 17 menit pada suhu 110°C, sementara metode konvensional (tanpa agitasi) membutuhkan waktu hingga 53 menit .

Ini menunjukkan bahwa teknologi sterilisasi termal modern tidak hanya efektif membunuh spora, tetapi juga lebih efisien . Studi lain juga mengonfirmasi bahwa perlakuan dengan tekanan tinggi (650 MPa) dan suhu sedang (55-65°C) selama 10 menit menghasilkan efek bunuh (kill effect) hingga 4,5 log pada spora B. subtilis . Meskipun ini kombinasi P/T (tekanan-suhu), studi ini menegaskan pentingnya kombinasi parameter untuk mengatasi spora.

Yang menarik, teknologi dengan agitasi (pengadukan) selama proses sterilisasi terbukti menghasilkan distribusi panas yang lebih merata di dalam produk, sehingga proses sterilisasi menjadi lebih efektif dan waktu pemrosesan bisa dipersingkat . Ini penting untuk menjaga kualitas produk seperti rendang agar tidak terlalu "overcooked" atau lembek.

Mengapa Ini Krusial untuk MBG dan UMKM?

Program MBG melibatkan produksi makanan skala besar yang didistribusikan ke berbagai daerah, termasuk daerah terpencil. Dengan iklim tropis Indonesia yang panas dan lembab, risiko makanan terkontaminasi spora bakteri sangat tinggi, terutama jika hanya mengandalkan rantai dingin (cold chain) yang seringkali tidak konsisten.

Bagi UMKM, adopsi teknologi sterilisasi komersial membuka peluang besar:

  1. Keamanan Pangan Terjamin: Produk bebas dari bakteri patogen dan sporanya, sehingga risiko keracunan yang mengancam program MBG bisa diminimalisir .
  2. Umur Simpan Panjang: Produk bisa bertahan 6 hingga 12 bulan di suhu ruang, memungkinkan pengiriman ke daerah mana pun tanpa khawatir basi .
  3. Efisiensi Biaya: Menghilangkan ketergantungan pada rantai dingin (cold chain) yang mahal .
  4. Ekspansi Pasar: Produk UMKM bisa menembus pasar modern dan bahkan pasar ekspor .

Kementerian Kesehatan dan BGN kini menjadikan teknologi sterilisasi komersial sebagai standar keamanan pangan nasional untuk program MBG . Ini karena teknologi ini adalah satu-satunya sistem yang mampu membunuh bakteri penyebab keracunan seperti Bacillus cereus dan Clostridium botulinum sekaligus menjamin umur simpan makanan hingga 12 bulan .

Sterilisasi Kunci Keamanan MBG

BACA JUGA: Bahaya Bakteri Pembentuk Spora di Menu MBG yang Tidak Bisa Dimatikan oleh Perebusan Biasa

Kasus keracunan MBG mengajarkan kita bahwa "memasak hingga matang" saja tidak cukup. Spora bakteri seperti Bacillus dan Clostridium adalah ancaman serius yang tidak bisa dimatikan dengan perebusan biasa. Teknologi sterilisasi komersial yang memanfaatkan kombinasi suhu 121°C dan tekanan tinggi terbukti efektif membunuh spora ini, menjadikan produk makanan, termasuk rendang dan lauk basah lainnya, aman dikonsumsi dan tahan lama.

Ini bukan lagi sekadar pilihan, tetapi kebutuhan untuk menjamin keamanan pangan program MBG dan mendorong pertumbuhan UMKM. Investasi dalam teknologi ini adalah investasi untuk masa depan usaha dan kesehatan generasi bangsa.

Untuk kamu yang bergerak di bidang UMKM kuliner atau terlibat dalam program MBG dan ingin memastikan produkmu aman dari ancaman spora bakteri, kunjungi https://jualmesin.co.id/. Situs ini menyediakan informasi lengkap tentang berbagai pilihan mesin sterilisasi komersial dan peralatan pendukung lainnya yang dapat membantu meningkatkan standar produksi dan keamanan pangan usahamu, mulai dari skala UMKM hingga industri. Dengan teknologi yang tepat, rendang dan lauk basah MBG-mu bisa aman, tahan lama, dan siap menembus pasar yang lebih luas.

Butuh konsultasi?

Diskusikan kebutuhan mesin dan proses produksi Anda dengan tim INAGI.

Konsultasi WhatsApp
Konsultasi WhatsApp